Membangun Konsep Baru
Digital Literacy - Membangun Konsep Baru
https://indonesiabaik.id/infografis/ciptakan-atmosfer-positif-di-dunia-digital
Secara umum, literasi digital sering kita anggap sebagai
kecakapan menggunakan internet dan media digital. Namun begitu, acap kali ada
pandangan bahwa kecakapan penguasaan teknologi adalah kecakapan yang paling
utama. Seorang pengguna yang memiliki kecakapan literasi digital yang bagus
tidak hanya mampu mengoperasikan alat, melainkan juga mampu bermedia digital
dengan penuh tanggung jawab. Masyarakat digital dari berbagai wilayah
diharuskan bersatu untuk menjaga dunia digital ini agar tetap nyaman untuk
ditinggali. Heni Mulyati dari Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo)
menyebutkan dibutuhkan netiket atau etika berinternet, ada etika khusus untuk
nyaman berinternet. Literasi digital akan sangat berguna dalam memberikan pencerahan terkait dengan hak digital (digital rights), kecerdasan emosional digital (digital emotional intelligence) dan penggunaan digital (digital use) yang “sehat” dan berkontribusi positif dalam menyongsong perubahan positif, dan yang tak kalah pentingnya dengan literasi digital akan mendorong masyarakat untuk berpikir kritis (critical thinking), yaitu kemampuan untuk membedakan antara informasi nyata dan bohong, konten baik dan berbahaya, dan kontak online yang dapat dipercaya maupun yang diragukan. Melalui literasi digital, diharapkan akan terbangun budaya bijak bermedsos, meningkatkan kemampuan berpikir kritis yang dilengkapi karakter yang kuat dengan kemampuan menetapkan skala prioritas, dan berpikir jauh kedepan yang akan sangat membantu dalam menghindari terkurasnya energi untuk menanggapi hal hal yang tidak berprinsip, sekaligus sebagai amunisi utama yang dapat digunakan untuk menyikapi fenomena post truth agar tidak kontraproduktif terhadap cita-cita merajut kebinekaan Indonesia dan membangun sinergitas meningkatkan daya saing bangsa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik lagi.
Secara umum, literasi digital sering kita anggap sebagai
kecakapan menggunakan internet dan media digital. Namun begitu, acap kali ada
pandangan bahwa kecakapan penguasaan teknologi adalah kecakapan yang paling
utama. Seorang pengguna yang memiliki kecakapan literasi digital yang bagus
tidak hanya mampu mengoperasikan alat, melainkan juga mampu bermedia digital
dengan penuh tanggung jawab. Masyarakat digital dari berbagai wilayah
diharuskan bersatu untuk menjaga dunia digital ini agar tetap nyaman untuk
ditinggali. Heni Mulyati dari Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo)
menyebutkan dibutuhkan netiket atau etika berinternet, ada etika khusus untuk
nyaman berinternet.
Komentar
Posting Komentar