Digital Literacy

 Definisi Digital Literacy

    Secara umum, yang dimaksud dengan literasi digital adalah kemampuan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk menemukan, mengevaluasi, memanfaatkan, membuat, dan mengomunikasikan konten/informasi, dengan kecakapan kognitif maupun teknikal. Ada banyak model kerangka untuk literasi digital yang dapat dijumpai di internet, dengan ragam nama dan bentuk. Setiap model memiliki keunikan dan keunggulannya masing-masing. Setiap individu perlu memahami bahwa literasi digital merupakan hal penting yang dibutuhkan untuk dapat berpartisipasi di dunia modern sekarang ini. Literasi digital sama pentingnya dengan membaca, menulis, berhitung, dan disiplin ilmu lainnya. Generasi yang tumbuh dengan akses yang tidak terbatas dalam teknologi digital mempunyai pola berpikir yang berbeda dengan generasi sebelumnya. Dilansir Materi Pendukung Literasi Digital bahwa setiap orang hendaknya dapat bertanggung jawab terhadap bagaimana menggunakan teknologi untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Begitu pula dalam kecakapan menggunakan media digital dengan beretika dan bertanggung jawab untuk memperoleh informasi dan berkomunikasi. Dalam upaya memberikan edukasi terhadap masyarakat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam flyer Literasi Digital memberikan penjelasan mengapa literasi digital menjadi penting, bermanfaat, serta memberikan contoh kegiatan literasi digital di sekolah, keluarga, dan masyarakat. Literasi digital bisa diterapkan di mana saja, yakni di lingkungan keluarga, lingkungan sekolah ataupun lingkungan masyarakat. Beberapa contoh penerapan literasi digital. Literasi digital di sekolah Komunikasi dengan guru atau teman menggunakan media sosial. Mengirim tugas sekolah lewat e-mail. Pembelajaran dengan cara online, yakni lewat aplikasi ataupun web. Mencari bahan ajar dari sumber tepercaya di internet. Literasi digital di rumah Melakukan penelusuran dengan menggunakan browser. Mendengarkan musik dari layanan streaming resmi. Melihat tutorial memasak dari internet. Menggunakan laptop yang tersambung ke internet untuk mengerjakan tugas atau pekerjaan. Literasi digital di lingkungan masyarakat Menggunakan media internet untuk menggalang dana atau donasi. Penggunaan media sosial untuk sarana promosi penjualan.Menggunakan grup di media sosial untuk menyebarkan informasi yang tepat dan kredibel.


Sejarah singkat literasi digital.

            Istilah literasi digital mulai popular sekitar tahun 2005 (Davis & Shaw,2011) Literasi digital bermakna kemampuan untuk berhubungan dengan informasi hipertekstual dalam arti bacaan tak berurut berbantuan komputer. Istilah aliterasi digital pernah digunakan tahun 1980an,(Davis & Shaw, 2011), secara umum bermakna kemampuan untuk berhubungan dengan informasi hipertekstual dalam arti membaca non-sekuensial atau non urutan berbantuan komputer (Bawden, 2001). Gilster (2007) kemudian memperluas konsep literasi digital sebagai kemampuan memahami dan menggunakan informasi dari berbagai sumber digital.; dengan kata lain kemampuan untuk membaca, menulis dan berhubungan dengan informasi dengan menggunakan teknologi dan format yang ada pada masanya. Penulis lain menggunakan istilah literasi digital untuk menunjukkan konsep yang luas yang menautkan bersama-sama berbagai literasi yang relevan serta aliterasi berbasis kompetensi dan keterampilan teknologi komunikasi, namun menekankan pada kemampuan evaluasi informasi yang lebih “lunak” dan perangkaian pengetahuan bersama-sama pemahaman dan sikap (Bawden, 2008; Martin, 2006, 2008) . Literasi digital mencakup pemahaman tentang Web dan mesin pencari. Pemakai memahami bahwa tidak semua informasi yang tersedia di Web memiliki kualitas yang sama; dengan demikian pemakai lambat laun dapat mengenali situs Web mana yang andal dan sah serta situasi mana yang tidak dapat dipercayai. Dalam literasi digital ini pemakai dapat memilih mesin pemakai yang baik untuk kebutuhan informasinya,mampu menggunakan mesin pencarian secara efektif (misalnya dengan “advanced search”.


Empat pilar program literasi digital dari Kemkominfo.

source by : link 

https://tirto.id/apa-itu-literasi-digital-prinsip-dasar-manfaat-dan-contohnya-gbhL

https://aptika.kominfo.go.id/2021/07/kominfo-targetkan-125-juta-masyarakat-terliterasi-digital-setiap-tahun/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Literasi Digital Dan Kecakapan Digital

Digital Literacy di Indonesia

Program Literasi Digital Nasional